News

JOMBLANG CAVE – An Ancient Forest And Heavenly Light In The Bowel Of The Earth

JOMBLANG CAVE – Hutan Purba dan Cahaya Surgawi di Perut Bumi

Jomblang Cave, sebuah gua yang terletak di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, Indonesia, merupakan salah satu keajaiban alam yang menakjubkan. Gua ini terkenal dengan hutan purba yang tumbuh di dalamnya dan cahaya surgawi yang masuk melalui lubang di atap gua.

Untuk mencapai Jomblang Cave, pengunjung harus terlebih dahulu melewati hutan jati yang lebat. Setelah itu, mereka akan tiba di sebuah sungai yang harus diseberangi dengan menggunakan rakit. Setelah menyeberangi sungai, pengunjung akan sampai di mulut gua.

Mulut gua Jomblang Cave cukup sempit, sehingga pengunjung harus merangkak untuk masuk ke dalamnya. Setelah merangkak beberapa meter, pengunjung akan tiba di sebuah ruangan yang luas. Ruangan ini dipenuhi dengan stalaktit dan stalagmit yang indah.

Di tengah-tengah ruangan terdapat sebuah lubang besar yang mengarah ke bawah. Lubang ini disebut dengan Luweng Grubug. Untuk turun ke Luweng Grubug, pengunjung harus menggunakan tali dan peralatan khusus.

Setelah turun ke Luweng Grubug, pengunjung akan tiba di sebuah hutan purba yang menakjubkan. Hutan ini dipenuhi dengan berbagai jenis pohon dan tanaman yang sudah berusia ratusan tahun.

Di tengah-tengah hutan purba terdapat sebuah sungai yang mengalir deras. Sungai ini disebut dengan Sungai Pindul. Pengunjung dapat menyusuri Sungai Pindul dengan menggunakan perahu karet.

Perjalanan menyusuri Sungai Pindul akan membawa pengunjung melewati berbagai pemandangan yang indah. Pengunjung akan melihat stalaktit dan stalagmit yang menghiasi dinding gua, serta berbagai jenis hewan yang hidup di dalam gua.

Setelah menyusuri Sungai Pindul, pengunjung akan tiba di sebuah ruangan yang luas. Ruangan ini disebut dengan Goa Pindul. Goa Pindul merupakan ruangan terbesar di Jomblang Cave.

Di tengah-tengah Goa Pindul terdapat sebuah lubang besar yang mengarah ke atas. Lubang ini disebut dengan Luweng Jomblang. Untuk naik ke Luweng Jomblang, pengunjung harus menggunakan tali dan peralatan khusus.

Setelah naik ke Luweng Jomblang, pengunjung akan tiba di sebuah ruangan yang sempit. Ruangan ini disebut dengan Lorong Sewu. Lorong Sewu merupakan lorong yang panjang dan sempit yang menghubungkan Goa Pindul dengan mulut gua.

Setelah melewati Lorong Sewu, pengunjung akan tiba di mulut gua. Pengunjung dapat keluar dari gua dengan cara merangkak.

Perjalanan menjelajahi Jomblang Cave merupakan pengalaman yang tak terlupakan. Pengunjung akan melihat berbagai pemandangan yang indah dan menakjubkan. Selain itu, pengunjung juga akan belajar tentang sejarah dan geologi gua.

Jomblang Cave buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Harga tiket masuk ke Jomblang Cave adalah Rp 50.000,- per orang.

Untuk mencapai Jomblang Cave, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum. Jika menggunakan kendaraan pribadi, pengunjung dapat mengikuti rute berikut:

  • Dari Yogyakarta, ambil jalan menuju Wonosari.
  • Setelah sampai di Wonosari, ambil jalan menuju Piyungan.
  • Setelah sampai di Piyungan, ambil jalan menuju Jomblang Cave.

Jika menggunakan kendaraan umum, pengunjung dapat naik bus dari Yogyakarta menuju Wonosari. Setelah sampai di Wonosari, pengunjung dapat naik ojek atau taksi menuju Jomblang Cave.

Jomblang Cave merupakan salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi di Yogyakarta. Gua ini menawarkan pemandangan yang indah dan menakjubkan, serta pengalaman yang tak terlupakan.