Langsung ke konten utama

Kata Serapan Dalam Komunikasi Tulis Resmi, Apa Saja?

BantulMedia.comKata Serapan Dalam Komunikasi Tulis Resmi – Indonesia adalah negara kepulauan dengan keragaman budaya dan bahasa yang unik. Begitu juga dengan keunikan bahasa Indonesia. Meskipun berasal dari bahasa Melayu, bahasa Indonesia adalah bahasa terbuka, artinya banyak menyerap kata-kata dari bahasa lain.

Banyaknya kata serapan yang terdapat dalam bahasa Indonesia berkontribusi pada kekayaan makna bahasa tersebut. Kata serapan dalam bahasa Indonesia adalah kata yang berasal dari bahasa daerah atau bahasa asing yang ejaan, ucapan, dan penulisannya begitu disesuaikan.

Kata Serapan Dalam Komunikasi Tulis Resmi, Apa Saja?

Kata Serapan Dalam Komunikasi Tulis Resmi

Bahasa Indonesia telah diadopsi dari berbagai bahasa, baik bahasa daerah maupun bahasa asing. Beberapa contoh kata serapan asing seperti bahasa Sansekerta, Arab, Belanda, Cina, Hindi, Inggris dan masih banyak lagi. Kata serapan yang berasal dari bahasa daerah antara lain bahasa jawa, sunda, minang, dan lain-lain.

Lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan kata serapan? Baca pernyataan

Mengenal kata serapan dan fungsinya

Sebagaimana kita ketahui, kata serapan adalah kata-kata yang berasal dari bahasa asing yang telah masuk ke dalam bentuk ujaran dan di terima secara umum. Pengucapan dan ejaan dapat menyesuaikan dengan aturan yang berlaku. Selain itu, proses penyerapan dapat dilakukan dengan perubahan, tetapi juga dapat berupa penyesuaian dalam bentuk pengucapan atau ejaan.

Secara umum, fungsi kata serapan adalah untuk memperkaya kosa kata dan membekali pengguna bahasa Indonesia dengan lebih banyak pengetahuan tentang bahasa asing. Ciri-ciri kata serapan antara lain memiliki makna tunggal, tidak memiliki sinonim atau antonim dalam kalimat, dan tidak mengalami perubahan makna.

Baca juga:

Cara Melihat Kata Sandi Facebook Sendiri | Lupa Katasandi FB

Jenis Kata Serapan

Pencantuman kata asing dalam kosakata bahasa Indonesia harus melalui beberapa proses. Setidaknya ada tiga jenis kata serapan berdasarkan proses penyerapannya, antara lain sebagai berikut:

Adopsi

Adopsi adalah proses menyerap kosakata asing yang memiliki arti yang sama dalam bahasa Indonesia tanpa mengubah ejaan, pelafalan, dan penulisannya sama sekali. Beberapa contoh kata serapan dari bahasa Inggris yang sedang dalam proses adopsi, seperti B. data, film, golf, internet dan masih banyak lagi.

Adaptasi

Penyesuaian adalah proses penyerapan kata asing yang digunakan karena mempunyai arti yang sama dalam bahasa Indonesia, tetapi kata tersebut telah mengalami perubahan ejaan, pelafalan, dan penulisan menurut kaidah bahasa Indonesia. Beberapa contoh kata pinjaman bahasa Inggris yang melalui proses ini adalah bisnis, diadaptasi dari kata bisnis, aktor, diadaptasi dari aktor, dan banyak lagi.

Pungutan

Proses penambahan kata asing dengan biaya tertentu terjadi karena pengguna mengadopsi konsep dasar yang ada dalam bahasa ibunya. Kemudian kata tersebut di cari terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia. Beberapa contoh kata serapan pajak dari bahasa Inggris adalah try out yang diserap oleh kata uji coba, download yang diserap oleh unduh, dan lain-lain.

Baca juga:

Cara Mudah Ubah Kata Sandi Instagram

Contoh kata serapan

Bahasa Indonesia tidak hanya mengandung kata-kata asli, tetapi juga mengandung kata-kata pinjaman dari berbagai bahasa. Tentu saja kata serapan ini menambah dinamisme bahasa Indonesia dan terus berkembang dalam perbendaharaan katanya. Berikut adalah beberapa contoh kata serapan dari berbagai bahasa, antara lain sebagai berikut:

Kata serapan dari bahasa daerah

Salah satu kata pinjaman yang paling umum orang gunakan berasal dari bahasa lokal. Beberapa bahasa daerah tersebut, seperti bahasa Jawa dan bahasa Sunda. Beberapa contoh kata serapan dari bahasa daerah adalah sebagai berikut:

• Bahasa sunda

  • sakit sakit
  • Sentuhan: Tidak buruk
  • Menggigil: Sakit

• Bahasa jawa

  • Kuat: sihir
  • Tidak bersalah: Mudah
  • Langka: Langka

Kata-kata serapan dari bahasa asing

Tidak hanya bahasa daerah, banyak kata serapan yang berasal dari bahasa asing seperti bahasa Inggris dan bahasa Arab. Beberapa contoh kata serapan bahasa Inggris adalah aktor, bisnis, inovasi, ekspor, dan lain-lain. Kata pinjaman dari bahasa Arab antara lain abad, ilmu, pengucapan, baligh dan masih banyak lagi.

Kesimpulan

Demikian pembahasan tentang – Kata Serapan Dalam Komunikasi Tulis Resmi – semoga bisa menambah wawasan dan kosakata Anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamar Puspa Langka: Pengalaman Menginap 360° Di Puspa Jaya Backpacker

Kamar Puspa Langka: Pengalaman Menginap 360° di Puspa Jaya Backpacker Di tengah hiruk pikuk kota, tersembunyi sebuah tempat yang menawarkan pengalaman menginap yang unik dan tak terlupakan. Puspa Jaya Backpacker, sebuah hostel yang terletak di jantung kota Jakarta, menghadirkan Kamar Puspa Langka, sebuah kamar dengan pemandangan 360° yang memukau. Kamar Puspa Langka terletak di lantai paling atas Puspa Jaya Backpacker, dengan jendela-jendela besar yang mengelilingi seluruh ruangan. Dari jendela-jendela tersebut, Anda dapat menikmati pemandangan kota Jakarta yang menakjubkan, mulai dari gedung-gedung pencakar langit hingga lalu lintas yang ramai. Kamar Puspa Langka didesain dengan gaya minimalis dan modern, dengan perabotan yang sederhana namun nyaman. Kamar ini dilengkapi dengan tempat tidur double yang empuk, meja kerja, dan kamar mandi pribadi dengan shower. Selain pemandangannya yang menakjubkan, Kamar Puspa Langka juga menawarkan fasilitas-fasilitas yang lengkap. Di dalam kamar, te

Gudeg Bromo Bu Tekluk: Nikmatnya Kuliner Di Sleman

Gudeg Bromo Bu Tekluk: Nikmatnya Kuliner di Sleman Gudeg Bromo Bu Tekluk merupakan salah satu kuliner legendaris di Sleman, Yogyakarta. Warung makan ini sudah berdiri sejak tahun 1960-an dan hingga kini masih ramai dikunjungi oleh para pecinta kuliner. Gudeg Bromo Bu Tekluk terkenal dengan cita rasanya yang khas dan gurih, serta menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi. Sejarah Gudeg Bromo Bu Tekluk Gudeg Bromo Bu Tekluk didirikan oleh seorang wanita bernama Tekluk pada tahun 1960-an. Tekluk memulai usahanya dengan berjualan gudeg di pasar tradisional. Namun, karena gudeg buatannya yang lezat, Tekluk akhirnya memutuskan untuk membuka warung makan sendiri. Warung makan Gudeg Bromo Bu Tekluk pertama kali dibuka di daerah Bromo, Sleman. Seiring berjalannya waktu, Gudeg Bromo Bu Tekluk semakin dikenal dan ramai dikunjungi oleh para pecinta kuliner. Bahkan, warung makan ini pernah dikunjungi oleh beberapa pejabat negara, termasuk Presiden Joko Widodo. Keunikan Gudeg Bromo Bu Tekluk Gudeg

Wisata Pantai Selatan Jogja: Petualangan Bahari Yang Tak Terlupakan

Wisata Pantai Selatan Jogja: Petualangan Bahari yang Tak Terlupakan Pantai Selatan Jogja merupakan salah satu destinasi wisata bahari yang paling populer di Indonesia. Dengan garis pantai yang panjang dan berpasir putih, serta ombak yang besar dan menantang, pantai ini menjadi surga bagi para peselancar dan pecinta olahraga air lainnya. Pantai-Pantai yang Wajib Dikunjungi Ada banyak pantai indah yang bisa Anda kunjungi di Pantai Selatan Jogja. Beberapa di antaranya yang paling populer adalah: Pantai Parangtritis: Pantai ini terletak sekitar 27 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Pantai Parangtritis terkenal dengan ombaknya yang besar dan menantang, serta pemandangannya yang indah. Di pantai ini, Anda bisa berselancar, bermain pasir, atau sekadar menikmati pemandangan matahari terbenam. Pantai Parangkusumo: Pantai ini terletak sekitar 30 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Pantai Parangkusumo terkenal dengan pasirnya yang hitam dan halus, serta ombaknya yang tenang. Di pantai ini,